Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Pantai Serang Blitar

Gambar
Perjalanan saya kali ini dengan Tim Monev kantor tempat saya bekerja. Kali ini, kami memilih Pantai Serang di sela waktu bekerja kami. Ini bagian enak bekerja dengan model pekerjaan saya, bisa jalan-jalan, bagihan tidak enaknya, kadang kami harus bekerja di saat orang liburan atau saat weekend bahkan tak jarang kami masih bekerja saat kebanyakan orang sudah bergurau dengan mimpinya. Tetapi begitulah, kami hanya mencoba memanfaatkan waktu dengan baik, bekerja dapat dan otak juga rileks. Menyenangkan. 
Pantai Serang ini tidak jauh dari kota Blitar, hanya sekitar 1,5 jam perjalanan atau kurang lebih 35 km dari pusat kota. Kami mengambil rute melewati Sutojayan, karena kebetulan kegiatan kami sedang berada di kecamatan tersebut. Pantai ini terletak di desa Serang Kecamatan Panggungrejo, sebelah timur selatan kecamatan Sutojayan, masih pada wilayah Blitar Selatan. Jalan menuju pantai relatif mudah dan cukup lebar dan lengang, apalagi jika dibandingkan rute jalan ke pantai-pantai lain yang…

Gua Umbul Tuk Blitar

Gambar
Gua Umbul Tuk terletak di Desa Tumpak Kepuh Kecamata Bakung Kabupate Blitar. Berada di wilayah Blitar Selatan degan perjalanan kurag lebih 1 jam dari pusat kota Blitar. Akses jalan bisa dibilang lumayan mudah walaupun memang medannya cukup curam dan berkelok serta jalanan yang sempit. Meurut saya, setelah agak meahan nafas, cukup terbayar ketika kemudia saya bersama kawan-kawan memasuki Gua ini.
Siang itu kebetulan kegiatan kantor bisa selesai saat dhuhur, demi melepas penat setelah berhari-hari maraton berkegiatan salah satu teman kami tiba-tiba bertanya tentag gua Umbul Tuk. Saya yang kebetulan satu-satunya yang besar kecil di Blitar pun meawarinya berkujung kesana. Walaupun sebenarya sayapun baru sekali kesana, itupun ketika saya masih SMA bersama dengan guru IPS saat mempelajari tetang stalaktit dan stalakmit
Sesampai disana kami ditawari menggunakan pemandu dengan hanya bertarif Rp. 50.000,- saja. Murah, karena kami hanya dibekali lampu senter kecil satu yang dibawa oleh pemadu,…

Kanjeng Dimas Taat Pribadi menurut saya

Gambar
Penggandaan Uang, bukan hanya kali ini saya dengar. Model tanam-tanam saham saham dengan bidang usaha yang tidak jelas barangnya kemudian iming-iming hasil lebih dari 30% perbulan atau semacamnya juga kerap saya dengar. Saya hanya berfikir, logika darimana hingga kemudian mereka mempercayainya dan terhanyut yang ujung-ujungnya mereka akan kehilangan banyak harta mereka, bahkan ada diantara mereka yang sampai menanggung hutang yang tidak sedikit.
Dan kini, kasus Kanjeng Dimas Taat Pribadi, saya dikejutkan oleh nama yang muncul. Bukan hanya jumlah pengikutnya, namun juga karena munculnya nama tokoh politik/publik. Ah, ada apa dengan negeriku, begitu saya bergumam.
Saya ingat percakapan saya dengan seorang kawan di warung kopi. Saya mengatakan bahwa orang yang sudah putus asa memiliki kecenderungan berbuat irrasional. Dan saya sepenuhnya sepakat pula dengan ucapan KH Achmad Hasyim Muzadi dalam sebuah acara televisi yang kurang lebih mengatakan bahwa masyarakat kita sedang sakit, yanag m…

Gili Labak Sumenep

Gambar
Tanpa rencana saya akhirnya bisa mengunjungi Gili Labak. Tanpa banyak persiapan, tapi lumayan menyenangkan. Kami berangkat dari Sumenep melalui Kalianget pagi hari, agak kesiangan dari yang kami rencanakan semalam. Jika memiliki waktu lebih panjang, menginap di Gili Labak dengan tawaran sunset dan sunrise sangat menggoda. Kami menyewa kapal kecil dengan tarif @Rp.75.000,- sudah termasuk alat snorkeling. Sangat murah, sudah termasuk tarif kembali.
Setelah 1,5-2 jam penyeberangan kami sampai di Gili Labak. Tampak dari kejauhan hamparan pasir putihnya begitu memikat, kontras dengan birunya jernih laut. Dengan pengunjung yang tidak terlalu ramai, saya langsung jatuh cinta pada tempat ini.
Begitu melihat ekositisnya Gili Labak, rasanya hilang sudah peningnya terombang-ambing perahu kecil dengan bau solarnya yang bikin mual. Untunglah pula saya kategori bisa tidur dimanapun dalam kondisi apapun, jadi goncangan kapal kecil yang kami pakai tak membuat saya mabuk laut, dan loyo. Begitulah, be…

Awkarin dalam pikiran saya.

Gambar
Awkarin. Saya sebenarnya tidak terlalu update tentang ini. Hanya saja, awkarin menjadi bahasan saya dan teman saya, kemudian saya pun tergelitik menulisnya, untuk suatu saat saya baca kembali.
Dengan sekelebat saya membaca beberapa artikel tentang Awkarin, kemudian dengan hanya sekilas juga saya membuka akun IG nya yang menurut saya sekilas tidak ada yang salah. Bahwa ada yang sedikit berbeda dari postingan yang Awkarin lakukan, saya sepakat, tidak lebih. Awkarin memang terlihat lebih berani menampilkan apa adanya dirinya. Dia memperlihatkan ‘style’ nya, cara bergaulnya, dan bagaimana dia mengatasi masalah emosinya (atau memperlihatkan emosinya?) dan jika kita mau jujur, bukankah diantara kita juga banyak yang melakukan hal serupa di media sosial? Kemudian apa bedanya dengan Awkarin? Saya tidak sedang menjadi pendukung Awkarin, atau penghujatnya. Tulisan saya ini saya buat bukan untuk  menghakimi siapapun. Setidaknya ada pelajaran yang dapat kita petik untuk anak-anak. Atau mengingatka…